Pemerintah Libatkan Bumdes untuk Pembangunan Sarana Air Bersih

foto: Humas Pemkab. Bandung

IB, Soreang – Kepala Desa Margahayu Selatan Amin M Barkah merasa bersyukur dan.berterimakasih atas diresmikannya kantor desa oleh Bupati Bandung Dadang M. Naser.

“Gedung kantor desa ini memiliki konstruksi 2 lantai, dengan luas 532 meter persegi,” ucapnya pada peresmian kantor desa Margahayu Selatan, Senin (2/10/2017).

Pembangunan tersebut menurutnya didanai dari Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) dan Bantuan Gubernur (Bangub) sebesar Rp.848.441.240,-.

“Sedangkan untuk kantor desa Sukamenak, konstruksi 2 lantai yang dibangun di  atas tanah seluas 259 meter, dan didanai ADPD juga Bangub sebesar Rp.486.929.750,-“ujarnya.

Amin menambahkan pembangunan gedung serbaguna di desa Sayati memiliki konstruksi 1 lantai dengan luas tanah 371,91 meter dan sumber dana dari ADPD sebesar Rp.490.192.400,-.

“Untuk pembangunan sarana air bersih, kita bangun di desa Margahayu Tengah di titik 21 dengan volume 120. Menggunakan 3 mesin dengan torn berkapasitas 5 ribu kubik dan didanai ADPD sebesar 250 juta,” imbuh Amin didampingi Camat Margahayu Muhammad Usman,S.Sos.,M.Si.

Sarana air bersih tersebut kata Dia, sudah beroperasi ke 1.892 sambungan rumah, dengan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Margayu Tengah.

Amin menandaskan, bahwa keberhasilan pembangunan di desa yang dipimpinnya, merupakan keberhasilan yang dibangun bersama antara pemerintah dan masyarakat.Bukan saja dari infrastruktur tambahnya, keberhasilan juga diperoleh dari hasil review pemeriksaan inspektorat dengan hasil yang memuaskan.

“Tahun 2016 kami mendapat predikat A dari  hasil pemeriksaan inspektorat atas penggunaan yang didanai dana desa. Desa sayati 92 poin, Margahayu selatan 89 point, Sukamenak 85,5 poin dan desa Margahayu Tengah 80,5 poin. Artinya saat ini kita menyumbang IPM terbesar antar Kecamatan di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Novita/AS_35)