Tanggapan Para Atlet dan Pengurus, atas Pemeriksaan Kesehatan Atlet Pelatcab Porda XIII -2018 Kota Bandung

Foto : Didin Sjafruddin

1. ) DINDA NUR ASMARANDANA

Salah seorang atlet polo air, yang sebelumnya adalah atlet Gymnastic yang tinggal di Jln. VijayaKusuma No 9 Cibiru Bdg menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan atlet pelatcab Porda XIII 2018 Kota Bandung, yang dilaksanakan bidang Sport Medicine dengan Dinas kesehatan ini sangat baik sekali. Dinda mengatakan bahwa “kegiatan ini sangat baik dan bagus, jadi atle-atlet ketika diperiksa 15 item yang dibutuhkan semua terakomodir dan untuk kedepannya bisa mengetahui juga kelebihan dan kekurangannya baik secara fisik maupun mental. Dengan pemeriksaan ini diharapkan bisa diperbaiki mana yg diperlukan seorang atlet untuk menghadapi Porda XIII 2018 di Kota Bogor nanti. Pemeriksaan ini bisa menunjang disaat kondisi atlet memerlukan penambahan kekurangannya”. Ujar Dinda Anak kedua dari 2 bersaudara.

2.) INDAH LESTARI

Atlet basket, putri dari Syamsul Anwar dan Lina Salawati yang tinggal di Jln. kerkof Cimahi ini sangat antusias dengan pemeriksaan ini, karena kondisi kesehatannya akan diketahui dan sangat bagus untuk kesehatan atlet, “yang sakit sakit bisa ketahuan, yang masih kekurangan bisa ditambah/diperbaiki dan kelebihan bisa ditingkatkan. Harapan dari pemeriksaan ini semoga lancar lancar semuanya dan Bandung menjadi juara umum Porda XIII 2018 di Kabupaten Bogor , Dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini semoga pordanya lancar Bandung menjadi Juara Umum”, ujar Indah Lestari putra 1 dari 3 bersaudara yang sekarang kuliah di Telkom University .

3.) TEDDY HEN

Atlet yang lahir tahun 1954 ini adalah atlet tertua dari cabor menembak, bertempat tinggal di Jln.Buana Indah I Bandung. Dia menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini sangat bagus sekali karena langsung diadakan di kantor Koni Kota Bandung. Dari pemeriksaan ini kelihatan koni membangun spirit kebersamaan diantara atlet-atlet berbagai cabor. Harapan Teddy agar semua pemeriksaan ini lancar dan bagus, “kemudian dari pemeriksaan ini bisa mengetahui kekurangan kita, sehingga atlet bisa menambah porsi kekuatan dan latihan . dikemudian hari bisa sehat semuanya dan bisa mengikuti pada pelaksanaan Porda XIII 2018, harapan terakhir kalau bisa Bandung juara Umum”, sambut Teddy yang mempunyai 2 anak ini.

4. ) MUHAMMAD RAMDHAN,

Atelt kelahiran tahun 2004 ini adalah atlet termuda taekwondo. bertempat tinggal di JL.Laswi¬† Bandung. Mengatakan bahwa, “Pemeriksaan ini sangat bagus, kalau langsung ke dokter kan harus bayar, dengan diadakannya acara pemeriksaan ini sangat bagus sekali, karena diadakannya di kota Bandung para atlet bisa di cek kesehatannya dan tidak perlu bayar, dan sangat membantu kepada Atlit. Semoga atlet2 dari Kota Bandung diperhatikan, selama ini masih kurang perhatiannya. Dengan diadakannya pemeriksaan ini maka itu salah satu solusi untuk membantu atlet-atlet terutama atlet yang kondisi ekonominya kurang”, Ujar Muhammad Ramadhan anak kedua dari bersaudara. Harapannya tentu Bandung Juara Umum Porda XIII 2018. Di Kab.Bogor.

5.) SELLA SUWANIARI

Atlet yang lahir di Bandung tahun 1998 ini adalah atlet hockey.¬† Bertempat tinggal di Jl.Encep Kartawirya Cimahi Utara, anak ke dua dari 2 betsaudara ini, senang sekali dan sangat bagus, bisa mengetahui kesehatan seorang atlet, “Tahu bahwa kekurangan kita apa, seperti penglihatkan mata minus atau cilindris, darah rendah, tensi dan yang lainnya, secara keseluruhan kekurangan bisa diperbaiki, kalau bisa kedepan dibuat lebih tertib dari pemeriksaan jangat sampai berjubel sehingga berebut ingin lebih dahulu, tidak antri terlalu lama. Atlet-atlet hockey Kota Bandung di babak kualifikasi unggul, harapannya untuk tahun tahun akan datang terus dilakukan karena di kota-kota lain belum ada yg dilakukan seperti di kota Bandung, insya Allah Bandung Juara Umum”. Sambut Sella Suwaniari sebagai keper atlet Kockey.

6.) RASINA HANIFA

Lahir Tahun 1995, atlet bola tangan yang tinggal Jl.Pasanggrahan Bandung ini mengatakan bahwa, “Acara pemeriksaan ini sangat Bagus, atlet bisa tahu laporan hasil pemeriksaannya, kedepan sebagai atlet menjadi tolak ukur untuk persyaratannya sebagai atlet, namun masih ada kurangnya, belum terorganisir lebih baik lagi, perlu adanya petunjuk lengkap dan pada saat antri masih perlu diperbaiki. Semoga atlet pada baik kondisinya dan bisa melihat tidaknya untuk meminimalisir kekurangan, selain itu hal yang perlu diperhatikan adalah ditingkatkan pemeriksaan seperti ini biar terus ada sehingga para atlet bisa berprestasi, sesuai dengan slogan Bandung juara”. Ujar Rasina Hanifa yang belum lama ini baru menyelesaikan pendidikannya di UPI.

7. ) DJUDJU KUSNADI, yang lahir di Bandung Tahun 1957 ini adalah salah seorang pengurus Koni Kota Bandung, menyampaikan bahwa, “Dengan melihat acara diadakannya pemeriksaan ini di Bandung sangat bagus dan bersinar. Kegiatan Porda dulu yang pernah kerjasama antara koni dengan salah satu rumah sakit tidak pernah dilaksanakan tertib seperti ini. Atlet hanya diperiksa sudah selesai tidak melihat jauh dekatnya dan apa hasil evaluasinya, sementara yang dilakukan sekarang ini pemeriksaannya cukup tertib dan terakomodir dengan data pemeriksaan yang sudah disiapkan oleh panitia dengan bantuan binpres koni yang sudah terregistrasi”.
Kegiatan pemeriksaan ini atas kerja sama yang baik Koni Kota Bandung dengan dinas kesehatan Kota Bandung yang dilaksanakan di kantor Koni Kota Bandung yang baru ditempati dan sangat representatif di Jln. Jakarta 18 Bandung. “Alhamdulillah pelaksanaan tertib dan kumpul di satu lokasi dan tertib, terlepas dari kekurangan yang ada, semoga selamanya lancar, harapannya mudah-mudahan hasil pemeriksaan ini berpotensi kepada atlet untuk menambah spirit olahraga dan menghasilkan juara setiap even olahraga baik lokal, Daerah, PON maupun Internasional, juga mengucapkan kepada Ketua umum Koni Kota Bandung Aan Johana yang memfasilitasi baik moril maupun materi serta tim sport medicine yg punya gagasan ini meju terus, kedepannya dan lebih lancar lagi”. Ujar Djudju semoga Bandung menggapai juara umum Porda XIII 2018 di Kab. Bogor mendatang.

*(DIN)