Pertemuan Alumni STIE Pasundan Membahas Kiprah di Kemasyarakatan

Dr. Tb. Hasanudin MM, bakal calon Gubernur Jawa Barat (ketiga kanan) yang juga ketua PDIP Jawa Barat dan Alumni STIEPas, didampingi Ketua Jurusan S2 Magister Manajemen STIEPas, Dedi Hadian dan alumni lainnya, pada saat re Uni Alumni tepang sono ke 14 di Kampus STIEPas Jln. Turangga, No: 37-41 Bandung, Sabtu (10/2/18). * foto : Didin Sjafruddin

Inbewara, Bandung – Sudah sewajarnya pada pertemuan Alumni STIE Pasundan (STIEPas) banyak sekali dan berbagai aspek yang bisa kita sumbangsihkan kepada almamaternya bagaimana bentuknya, tentu banyak cara yang bisa diberikan, baik individu maupun kelompok sesuai dengan keahlian yang bisa diberikan, itulah harapan dari acara silaturahmi tepang Sono Alumni STIEPas ke 14 di Aula kampus STIEPas 2018 di Jl Turangga Bandung, Sabtu (10/2/18).

Pada acara pertemuan Alumni ini hadir antara lain : Ketua IKA STIEPas , Dr. H.Tb. Hasanudin (Balon Gubernur Jawa Barat masa bakti 2018- 2023 ), Ketua DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos. MM, (Alumni STIEPas), Walikoya Cimahi, H. Ajay Muhamad Priatna Ir. MM, (alumni STIEPas), Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya SE.,MM, Para anggota DPRD, Kota Bandung, Uung Tanuwijaya, Muhammad El hadad, Para kepala Dinas, Dikdik Suratno, Nugrahawan, dan Leti Lembanawati, Direktur Rumah Sakit Kebon Jati, dr. Junardi, Suryautama, Direktur PT Sentinel Mitra Adiyaksa, Asep Rudianto, dan para Alumni kelompok belajar di campus STIEPas Turangga Bandung.

Ketua STIEPas, Dudung Juhana menyampaikan bahwa, Perkembangan STIEPas dari waktu ke waktu selama 14 tahun sejak terbentuknya Alumni STIEPas hingga angkatan ke 25 program mahasiswa Magister Manajemen cukup signifikan. Lulusannya cukup heterogen dengan berbagai karakter dari berbagai instansi, baik PNS, BUMN, Swasta, eunterpreneurship ,dan wiraswasta serta bidang lainnya. Terangkum dalam program Magister Manajemen di STIEPas.

alumni stie pasundan

Angkatan 1 berasal dari internal Pasundan (dr.H. Tisnawan dan Hj. Poppi MM), angkatan II kelompok guru dari Cimahi dan Reguler, angkatan ke III sampai ke 25 heterogen (Dosen, guru,dokter,TNI, Polisi, Pengusaha, Lowyer,wirausahawan, PNS, Wartawan dll). Angkatan ke 25 sebanyak 226 Mahasiswa .

Lulusan sampai dengan 2017 sebanyak 2071 lulusan , jadi rata2 148 lulusan/tahun, kemudian dosen 74 orang, 71 % berasal dari alumni STIE Pasundan, Selanjutnya ini tercatat dari aspek legalitasnya 1. Ijin operasional Dikti No 481/D/T/2003, 2. Terakreditasi BAN PT”B” no.13/BAN-PT/Ak-v/S2/VIII/2007. dan 3. terakreditasi BAN PT “B” no 193/SK/BAN PT/Ak–XI/M/IX/2013. Dengam berjalannya program S2 Magister Manajemen kedepan lebih meningkat bukan hanya S2 tetapi program doktor (S3) bisa teralisasi dalam waktu dekat ini, Ujar Dudung Juhana.

Selanjutnya, Ketua Jurusan Program Magister Manajemen yang kali pertama Prof. Dr. H.M. Sidik Priadana MSi mengatakan ,bahwa beliau sangat bangga dan bahagia pada pertemuan alumni yang ke 14 ini, diantaranya bahwa
Perwujudan terhadap nilai lebih dari pada pertemuan silaturahmi Alumni STIEPas ini, pada dasarnya adalah alumni harus berkiprah di kemasyarakatan, pemerintan dan dunia usaha, kalau seseorang sudah siap pasti bisa, para lulusan Alumni STIEPas pada umumnya ada yang mencalonkan dan ada yang sudah menjadi pejabat, ada yang mencalonkan bupati, Gubernur, tentu Tanggung jawab sebagai alummi sudah memperlihatkan jatidirinya yang harus diperlihatkan.

Seluruh alumni STIEPas yang mempunyai kemampuan untuk mencapai tujuan yang diinginkan tentu harus melaksanakannya terutama, kewajiban yang utama adalah doa, namun untuk doa harus ditunjang yang lainnya. Ssementara untuk menunjang keberhasilan yang di cita citakan yang lebih penting adalah mengkongkritkannnya. Bagaimana mewujudkan itu untuk merealisasikannya.

Kata pepatah orang tua dulu “ulah kawalat”

Lebih jauh lagi jelas tentang Jawa Barat dalam proses pemilihan pemimpin, Jawa Barat pada waktu itu posisi ke tiga setelah DKI, Jawa timur lalu Jawa Barat, dalam proses pemilihan calon pemimpin, karena bakal calon sekarang P.Hasanudin salah seorang dari partai PDIP dan beliau adalah lulusan STIEPas mulai dari S1, S2 dan S3 nya dari Universitas Pasundan, maka sudah selayaknya mari mendorong untuk mendukungnya untuk bisa mewujudkannya menjadi gubernur Jawa Barat, karena yang jadi pemimpin kita adalah alumnus tentu kita lakukan berbagai doa dengan daya dan kongkritkan dalam realisasinya, dan mempunyai tekad untuk membantu rekan kita dalam pemilihan gubernur Jawa Barat 2018 pada tahun politik yang akan segera digelar , Ujar Sidik Priadana.

Sementara DR. TB. Hasanudin Ketika kuliah di STIEPas, menyebutkan bahwa di Bandung ingat akan legenda sangkuriang, pertama kali datang di Bandung diantar seorang prof dari Unpad, ketemu di sidang kabinet, P.Hasan kepengen kuliah, kalau dilihat dari lulusan militer dia sudah lulusan militer sudah dia dapatkan, tetapi dalam bidang akademis P. Hasan berkeingninan untuk mendapatkannya juga, kemudian diajak ke Unpad, Unpas, UI, untuk melihat kampus, kemudian sampai di Bandung di AIPAS di turangga yang sekarang STIEPas.

Di saat kuliah beliau cukup kaget juga dengan keadaan kampus yang tidak representatif, tapi keinginan yang kuat untuk kuliah , maka dijalaninya dengan baik, yang lucunya pada saat kuliah lampu mati, beliau katakan yang penting dengar dosen menyampaikan materi pada saat mati lampu, walaupun wajahnya tidak kelihatan. Kemampuan untuk menyelesaikan kuliah hanya berapa gelintir. Dengan mendapat ilmu dari dosen2 pembimbing, dengan menyelesaikannya lulus S1 pada saat itu kemudian beliau menjabat sekretaris Militer, soal berbicara tentang strategi dia jagonya, di luar negeri dia lulus terbaik di sesko Perancis, yang sekarang mendapat dorongan dari pimpinan partai pusat ada instruksi pada 8/1/18 untuk mencalonkan jadi gubernur Jawa Barat menggunakan kendaraan partai.

Masih dalam suasana pulang umroh. Beliau siap melaksanakan sebagai prajurit dan seorang jendral dia siap untuk melaksanakannya. Kemudian dia Buat komitmen “papaitan”, bersama sama Anton Charlyan karena sama2 jendral yang satu dari tentara dan yang satunya lagi dari kepolisian kalau jadi gubernur, dan Wakil gubernur P.Hasan menyampaikan “bahwa disisa hidup ini hanya untuk mendarmabaktikan untuk rakyat Jabar. Ulah ceceremed. (Minta2). Yang penting tunjukkan jiwa korsa kita sebagai prajurit dipelihara pantang untuk menyerah

Ditambahkan, harus saling mengisi dan menarik kalau ada kepentingan Jawa Barat dan yang penting persahabatan tetap kita jalin dengan baik. Ungkap Tubagus Hasanudin.

Sementara Ketua jurusan S2 sekarang ini, Dedi Hadian. Mengatakan bahwa selama berjalannya kegiatan Alumni bahwa Ada penelusuran alumni sejauh mana kiprah para Alumn STIEPas bukan sekonyong konyong untuk Reuni saja tapi pertemuan ini ada yang harus disampaikan. Kebetulan salah saorang lulusan adalah alumni STIEPas yang menjadi balon Gubernur Jawa Barat tidak salah kalau Pemimpin itu yang berasal dari salah satu institusi/lembaga, maka Institusi itu ada pada alumni, jangankan di Indonesia di luar negeri juga sama, apa hebatnya seorang pemimpin, yang menjadi parameter adalah alumninya.

Ini ada kompetisi, kenapa harus dibiarkan berjalan sendiri balon kita P.Hasan, karena kang Hasan membawa tugas dan jati diri , kalau P.Hasan menjadi Gubernur, tidak akan dibiarkan, harus diejawantahkan dari sikap Alumni pepatah sunda mengatakan bahwa kepentingan tentunya untuk batur sakasur, batur sasumur, Batur sadulur. Batur salembur, artinya ini adalah kesempatan alumni dan kebetulan mendapat dukungan dari partai pendukungnya, juga dari akademik tentunya sudah sepantasnya diajang kompetisi pemilihan gubernur masa bakti 2019 – 2023 ini sudah tidak ada pilihan lain kang hasan harus bisa memipin Jawa Barat, ujar Dedi Hadian.

Sementara ketua DPRD Jawa Barat, Ibu Ineu Purwadewi Sundari, menyampaikan bahwa hari ini bangga dan haru bisa hadir untuk berbicara di Acara pertemuan silaturahmi Alumni tepang sono ke 14 STIEPas , bahwa di Jawa Barat ini ada istilah sunda “silih asah ,silih asih, dan silih asuh.

Ciri pemimpin itu adalah perlu menerima masukan dari bawah, bahwa ketua DPRD jabar adalah seorang wanita lertama di Jawa Barat yang berasal dari lulusan STIEPas dan mengucapkan terimakasih kepada para guru, dosen dan pembimbing yang sudah memberikan ilmunya.

Beliau tetap mendukung siapapun calonnya dari mana partainya dia pasti yang mendukung, kebetulan balon sekarang P.Hasan adalah alumni Stiepas tentu saja saya selaku Ketua DPRD Jawa Barat sangat sangat mendukung untuk balon gubernur Jawa Barat yang akan berlangsung beberapa bulan kedepan, insya Allah dengan di dukung para Alumninya tentu dan insya Allah bisa menggolkan balon gubernur Jawa Barat kedepan bisa teralisasi ungkap Ineu Purwadewi Sundari. (DIN)*.

ads