Kunjungan KONI Kota Salatiga ke KONI Cimahi Untuk Mempelajari Konsep Pembinaan Atlet

koni cimahi
KETUA UMUM KONI Cimahi Aris Purnomo (kedua kiri) menerima kunjungan rombongan dari Plt Ketua Umum KONI Kota Salatiga Agus Purwanto dan jajarannya di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi, Senin (9/12/2019). Foto irman/MSR

InBewara, Bandung – Untuk mempelajari konsep pembinaan atlet serta pengelolaan keuangan olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Salatiga studi banding ke KONI Cimahi di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi, Senin (9/12/2019). Plt Ketua Umum KONI Kota Salatiga Agus Purwanto mengatakan pihaknya telah mendapatkan banyak masukan bagaimana mengelola olahraga menjadi industri.

“Karena secara luas dan jumlah Kecamatan di Kota Salatiga dengan Kota Cimahi hampir sama. Dimana Salatiga empat kecamatan dan Kota Cimahi tiga kecamatan maka kami putuskan untuk studi banding kesini. Kota Salatiga ingin menjadikan olahraga menjadi industri seperti di Kota Cimahi,” ucapnya seusai kunjungan.

Agus menambahkan, ada beberapa hal yang bisa dicontoh dari Kota Cimahi. Salah satunya bagaimana pemanfaatan dan kerja sama antara TNI dan KONI guna menggunakan sarana dan prasarana yang ada di Cimahi.

“Sarana dan prasarana kami di Salatiga masih minim. Kami hanya memiliki satu stadion dan satu GOR yang tidak begitu besar. Dengan lahan yang terbatas, KONI Cimahi mampu membangun sinergi dengan TNI guna penggunaan sarana olahraga,” tuturnya.

Hal senada Ketua Umum KONI Cimahi Aris Purnomo. Menurut Aris pihaknya sangat mengapresiasi adanya studi banding tersebut. Pasalnya, baik Kota Salatiga maupun Kota Cimahi sama-sama mendapatkan wawancara baru mengenai pembinaan olahraga.

“Kebanggaan sekali untuk KONI Kota Cimahi yang ternyata mendapatkan kunjungan dari provinsi lain seperti Salatiga. Tentunya pertemuan ini sangat berharga buat kami untuk bertukar ilmu dan kiat-kiat membina olahraga,” ujarnya.

Aris mengatakan dengan wilayah yang hampir sama tentunya cara pengelolaannya juga dipastikan serupa. Begitu juga dengan anggaran yang diberikan pemerintah terhadap KONI dimana Kota Salatiga 2020 mendapatkan Rp 3 Miliar sementara Kota Cimahi Rp 5 Miliar.

“Dengan kondisi yang hampir serupa maka kita sama-sama menggali ilmu dan pengalaman bagaimana mengelola anggaran yang minim untuk bisa meningkatkan prestasi olahraga. Terlebih di Kota Cimahi yang sudah mengarah ke industri olahraga,” tuturnya.

Setelah menggelar diskusi dan tanya jawab para pengurus KONI Kota Salatiga di bawah KONI Cimahi ke lapangan tembak Cisangkan di Jalan Padasuka, Cimahi Tengah. Disana Agus Purwanto mendapatkan kesempatan untuk menambak di jarak 25.

“Kita memberikan sosialisasi menembak disini.  Tentunya Perbakin senang dengan adanya kunjungan ini,” ucap Ketua Umum Pengcab Perbasi Kota Cimahi Akmal. (MSR/DIN) *