Pengurus KONI Cimahi Dilantik, Walikota Ajay Ingin Optimalisasi SDM

KETUA Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin (kanan) memberikan surat keputusan kepada Ketua Umum KONI Cimahi Aris Permono disaksikan Walikota Cimahi Ajay Muhammad Priatna (tengan) . Kegiatan tersebut dilaksanakan pada prosesi pelantikan kepengurusan KONI Kota Cimahi masa bakti 2019-2023 di Gedung Vidia Chandra, Jln Sangkuriang Cimahi, Sabtu (25/1/2020). FOTO Didin Sjafruddin

InBewara, Bandung – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Ahmad Saefudin resmi melantik kepengurusan KONI Kota Cimahi periode 2019-2023 di Gedung Vidia Chandra, Jln Sangkuriang Cimahi, Sabtu (25/1/2020). Berdasarkan surat keputusan Nomor 036 Tahun 2019 jumlah pengurus harian KONI Kota Cimahi mencapai 65 orang.

Dalam pelantikan tersebut, Ahmad berpesan agar KONI Cimahi dapat melakukan tata organisasi terlebih dahulu. Pasalnya, melalui tata kelola organisasi yang benar maka KONI bisa melangkah ke tahap selanjutnya yakni pembinaan olahraga secara maksimal.

“Di dalam keolahragaan itu tidak¬† boleh ada yang keliru. Meski Kota Cimahi secara wilayah kecil tapi kita masih bisa menemukan hal yang luar biasa disini.¬† Saya yakin Kota Cimahi bisa mencari potensi SDM yang berprestasi,” ujarnya.

Dia menambahkan, KONI Jawa Barat siap membantu Cimahi dalam mencari potensi atlet semisal menembak. Itu karena, Kota Cimahi memiliki veneu menembak terbaik di Jawa Barat yang berada di Jalan Cisangkan.

“Kebangetan kalau misalnya Kota Cimahi tak berprestasi di menembak karena veneu menembak paling baik ada di Cisangkan. Kami siap bantu untuk dikelola dan dimanfaatkan Cimahi. Nanti bentuk kerjasamanya semisal MOU atau apapun bisa kita bicarakan bersama,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Wali Koga Cimahi Ajay Muhammad Priatna. Ajay mengaku siap memaksimalkan potensi sumber daya alam serta fasilitas olahraga yang berada di Cimahi.

“Tentang Cisangkan soal pinjam pakai ternyata diperbolehkan jadi kita akan manfaatkan betul. Meski kota kecil saya yakin dengan optimalisasi sumber daya manusia yang Cimahi miliki,” ujarnya.

Untuk itu, Ajay menginginkan Kota Cimahi bisa masuk 10 besar pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2022. Dia yakin target masuk 10 besar merupakan hal yang realistis setelah sebelumnya pada Porda 2018 berada di peringkat 19.

“Kepengurusan Cimahi yang baru ini bisa membawa Kota Cimahi masuk 10 besar Porda Jabar nanti, dan pemerintah akan mensuport KONI Cimahi dengan bantuan dari Pemkot Cimahi,” katanya.

Ajay mengatakan, dengan prestasi olahraga maka Kota Cimahi akan lebih dikenal lagi. Karenanya pengurus KONI Cimahi yang dinilainya gemuk ini, bisa sebanding dengan prestasi yang diraih nanti.

“Pengurus yang banyak ini bisa sebanding lurus dengan prestasi olahraga ke depannya,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Cimahi, Aris Permono mengaku, sangat siap bisa mewujudkan keinginan Wali Kota Cimahi untuk bisa masuk 10 besar. Sebab, pihaknya selalu membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah, legislatif, cabor dan para atlet.

“Pada Porda yang lalu di Kab Bogor, Cimahi berada di peringkat 19 dan insya Allah pada Porda nanti kita bisa masuk 10 besar. Untuk mewujudkan ini kita sudah melakukan pemetaan dari mana saja Cimahi bisa meraih medali,” katanya.

Pihaknya juga meyakini salah satunya untuk bisa mewujudkan masuk 10 besar ini dengan memberikan bantuan dan mendorong Pengcab untuk bisa melakukan pembinaan mencetak atlet handal.

“Di kepengurusan sekarang banyak yang berasal dari cabor, mereka yang tau di lapangan. KONI juga akan memberikan bantuan kepada setiap cabor bahkan bantuan dari pemkot juga 70 persennya untuk cabor,” tuturnya. (MSR/DIN)*