KONI Cimahi Sudah Bentuk Tim Monev

Kasie Disbudparpora Kota Cimahi ,Niagara Rahardja (kiri) berkunjung ke KONI Kota Cimahi. Dia diterima ketua KONI, Aris Permono bersama jajarannya di ruang tamu kantor KONI di Jln. Sisingamangaradja, Cimahi, Jumat (20/3/2020).Foto Didin Sjafruddin

InBewara, Cimahi – KONI Kota Cimahi sudah membentuk tim Monitoring Evaluasi (Monev) guna memantau perkembangan para atlet dari berbagai cabang olahraga yang dipersiapkan menghadapi babak Kualifikasi (BK) PORDA pada tahun depan.

Tim yang dibentuk KONI, bersinergi dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) kota Cimahi serta institusi terkait lainnya, agar target kota Cimahi masuk 10 besar pada PORDA XIV/ 2022 bisa berjalan mulus.

Itu terungkap dari hasil pertemuan antara pengurus KONI Kota Cimahi yang dipimpin Aris Permono dengan dengan Kasie Olahraga Disbudparpora Kota Cimahi, Niagara Rahardja, di kantor KONI jalan Sisingamangaradja, Jumat (20/3/3020).

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan silaturahmi kali ketiga sejak KONI Kota Cimahi dilantik Ketua Umum KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin 25 Januari 2020 di Gedung Vidia Chandra Cisangkan, Kota Cimahi.

“Kami mendorong pihak KONI untuk agar tim monev yang dibentuk sudah bisa berjalan, dalam upaya menunjang tercapainya target 10 besar pada PORDA XIV /2022 sebagaimana yang diharapkan Walikota Cimahi Ajay Muhammad Priatna,”kata Niagara

Pada kesempatan tersebut, Aris Permono, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya akan bersinergi dengan institusi di lingkungan pemkot Cimahi, tapi juga dengan pusdik pusdik yang ada di Cimahi yang jumlahnya ada sekitar 17 pusdik.

“Kerjasama dengan PUSDIK ini penting, karena mereka memiliki banyak fasilitas dan sarana olahraga yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembinaan para atlet kota Cimahi seperti PUSDIK Armed oleh atlet-atlet Sepak bola, Kodim oleh atlet-atlet wushu, lapang brigif yang beberapa tahun kebelakang dipergunakan oleh IMI kedepannya bisa di pergunakan lagi dan tentunya termasuk perusahaan perusahaan besar yang bisa menjadi orang tua asuh atau “bapak angkat” para atlet berprestasi,” kata Aris .

Dalam pelaksanaannya, jelas Aris tim monev akan bekerja tiap 1 semester (3 bulan sekali) dimana kunjungan ke cabor-cabor akan dilakukan 2 bulan sekali. (DIN)*.