Cimahi, Inbewara – Para peserta pelatihan pelatih renang yang diselenggarakan Federasi Aquatik Indonesia ( FAI) di tingkat Dasar dan Madya usai dilaksanakan dengan baik, lancar dan sukses.
Kegiatan pelatihan pelatih renang tingkat Dasar dan Madya ini berlangsung di Pandiga Educreation Sport, Cimahi dari Jumat (29/11/2024) hingga Minggu (1/12/2024).
Hal ini dikemukakan salah satu nara sumber Aquatik, Elsa Manora Nasution pada wartawan media saat pihaknya usai memberikan materi Kepelatihan dalam Dimensi Pedagogi
(ELIGIBILITY MANAGEMENT CLUB DAN
ORGANISASI, HOW TO BE A GOOD COACH) pada pelaksanakan Pelatihan Pelatih Renang tingkat Dasar dan tingkat Madya se Jawa Barat 2024.
Dirinya berharap pelatihan ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas dan mengukur kemampuan pelatih sehingga bisa meningkatkan atlet-atlet binaannya menjadi atlet yang unggul dan berprestasi dari kota Cimahi khususnya dan umumnya di Jawa Barat bahkan di Indonesia
“Pelatihan ini bisa dijadikan tolak ukur pelatih, sejauh mana kemampuannya dalam mengikuti pelatihan dan bagaimana meningkat anak anak didiknya untuk mencintai olahraga renang dan bisa berprestasi di tingkat Kab/Kota bahkan di tingkat nasional dan internasional” kata Manora adik dari Elvira Rosa Nasution.
Dikatakan dengan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mendukung para pelatih memiliki lisensi yang nantinya bisa diterapkan di diberbagai daerahnya masing masing yang merujuk kepada salah satu program Design Besar Olahraga Nasional ( DBON) dari Kemenpora, bahwa para pelatih olahraga harus memiliki lisensi,” Kata Manora
Pihaknya mencoba untuk andil dalam memberikan rancangan materi yang berjenjang dari ,tingkat dasar (Lisence D) , madya (lisence C), bahkan nanti kedepan akan disiapkan untuk pelatihan lisence B bahkan A, namun dalam peningkatan lisensi selanjutnya bagi para peserta harus melampirkan kedua lisence C maupun D, ini yang harus dipatuhi semua pelatih kedepannya , jangan sampai ada peserta diketahui mengikuti pelatihan pelatih langsung mengikuti lisensi selanjutnya,” ungkapnya
“Dia berharap dengan adanya pelatihan ini para peserta dari Jabar ini bahkan ada dari provinsi lain dapat memahami dan mempraktekan materi yang didapat pada kegiatan pelatihan pelatih sehingga bisa menunjang keberhasilan atlet-atlet didiknya berprestasi di masing masing daerahnya,”tegasnya.
Pada saat yang sama,Toni Saptono pemilik dan pengelola Pandiga menanggapi bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih atas terselenggarnya pelatihan pelatih tingkat dasar dan madya selama 3 hari ini.
“Dirinya menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat di apresiasi, hal ini sangat luar biasa terlaksana dengan baik apalagi yang memberikan materinya adalah perenang legenda nasional Alvira Rosa Nasution dan Rosa Manora Nasution yang juga sekaligus penggagas yang di dukung penuh ketua KONI Kota Cimahi, Aris Permono,” katanya
“Kedepan agar adanya program orang tua untuk berfikir apa yang akan kita lakukan dalam mengembangkan cabor Aquatik ini tidak hanya sebatas peningkatan atlet dan pelatih berprestasi, akan tetapi peran orang tua juga ada urung rembuknya dalam bentuk pelatihan, memang ini agak sulit, namun harus dicoba karena di negara lain hal tersebut sudah dilaksanakan,” katanya
Pada saat yang sama ketua pelaksana, Sumpena menyampaikan terima kasih kepada para pemateri khususnya, perenang legenda Nasional Elvira Rosa Nasution dan Rosa Manora Nasution yang juga sebagai penggagas dan kepada para pemateri lainnya berdasarkan ilmu pengetahuan baik dari UPI, STKIP dan nara sumber lainnya,” katanya
“Diharapkan usai pelatihan ini para peserta bisa meningkatkan potensi atlet-atlet di daerahnya yang akan bersaing untuk membela Kab/kota masing-masing di jabar pada ajang BK Porpov 2025 dan Porprov 2026 bahkan pada PON 2028 mendatang di NTB ,” Kata Sumpena.
Dirinya tentu dengan segala kekurangan sebagai manusia mengucapkan terima kasih atas kegiatan pelatihan pelatih ini bisa berjalan baik, lancar dan sukses dan memohon maaf atas segala kekurangannya serta para peserta kembali ke daerahnya masing masing dengan selamat.
“Insyaa Allah Cimahi kedepan bisa menyelenggarakan lagi lisensi ke tingkat selanjutnya yang lebih baik lagi,” ungkapnya
Dirinya mendapat pesan dari Ketua KONI, kota Cimahi bahwa sampai penutupan tidak bisa menghadiri karena kondisi sedang sakit, namun Aris Permono phisiknya ada di rumah, tetapi hatinya sedang mengikuti pelatihan pelatih berada di Pandiga sampai penutupan.
Sementara salah seorang peserta pelatihan, Marsel dari Tangerang menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat bagus dan bermanfaat, karena sebelumnya belum pernah dijelaskan secara detail, sehingga hal ini merupakan hal baru yang sangat memungkinkan untuk diterapkan pada proses latihan agar dapat membantu meningkatkan performa atlet dari sudut pandang pelatih yang sering diabaikan,” katanya.
***(Humas Koni Cimahi)
