InBewara, Cimahi – Untuk mempelajari konsep peningkatan pembinaan prestasi atlet serta kompetensi organisasi secara konprehensif Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman studi banding dan sharing informasi ke KONI Kota Cimahi di Ruko Sentra Mas Residence No 3 & 5 Jln.Encep Kartawiria, Cimahi Utara, Senin (27/10/2022).
Ketua KONI Sleman, dr. H.Hastaryo .M.Kes. yang diwakili anggota DPRD Komisi D, Dr Rudi Akmal mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas sambutan dari KONI Cimahi beserta jajarannya dengan sangat baik dan luar biasa penerimaannya,” kata Rudi .
Dikatakan Kabupaten Sleman terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, wilayah Kabupaten Sleman berbatasan dengan sejumlah daerah, yaitu di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Boyolali (Provinsi Jawa Tengah) dan sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Klaten (Provinsi Jawa tengah)

Ruko Sentra Mas Residence No 3 & 5 Jln.Encep Kartawiria, Cimahi Utara, Senin (27/10/2022). foto : Didin Sjafruddin
Perbatasan Kabupaten Sleman di sebelah barat berbatasan dengan dengan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Magelang (Provinsi Jawa Tengah), dan di sebelah selatan berbatasan dengan Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, serta Kabupaten Gunung Kidul.
Luas Kabupaten Sleman 57,482 hektar atau sekitar 18 persen dari luas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, wilayah ini memiliki jarak terjauh utara ke selatan sepanjang 32 km dan timur ke barat sepanjang 35 km.
Pada saat yang bersamaan kunjungan silaturahmi ini tidak saja ke KONI Kota Cimahi tetapi juga ke tiga tempat lainnya, yaitu ke KONI Kab.Bandung Barat, KONI Kota Bandung dan KONI Jawa Barat.
Alhamdulillah KONI Kab. Sleman pada Porprov 2022 menempati posisi juara umum untuk ketiga kalinya, sehingga menjadi bahan informasi untuk bahan investigasi dan sharing informasi KONI Kota Cimahi.
“Karena Keinginan dan informasi yang didapat tidak salah kami memilih KONI Kota Cimahi, sehingga KONI Kab. Sleman memutuskan untuk studi banding ke KONI Kota Cimahi untuk mendapatkan dan mempelajari bagaimana konsep peningkatan pembinaan prestasi atlet serta kompetensi organisasi secara komprehensif,” ucapnya
Pihaknya menambahkan bahwa hasil kunjungan ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga dan jauh lebih potensial
“Terkait tata kelola anggaran yang dikelola, keorganisasian, pembinaan prestasi atlet, sarana Prasarana. Yang kesemuanya masih sedikit dan terbatas, namun KONI Cimahi mampu membangun dan meningkatkan SDM dan kepercayaan dari pemerintah dan DPRD Kota Cimahi,” ungkapnya.
Sementara kadisbudparpora kota Cimahi Achmad Nuryaman, mengatakan bahwa sangat mengapresiasi terhadap kunjungan silaturahmi yang dibangun dalam menimba ilmu.
Dikatakan bahwa pertemuan silaturahmi ini membawa kebaikan untuk kedua belah pihak.
“Pertemuan silaturahmi ini membawa kebaikan baik untuk KONI Sleman maupun KONI Kota Cimahi dalam mempererat silaturahmi dan sharing informasi untuk kemajuan prestasi olahraga di masing masing daerahnya” ucapnya
Hal senada Ketua Umum KONI Cimahi, Aris Permono menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya studi banding tersebut, karena baik Kabupaten Sleman maupun KONI kota Cimahi sama sama mendapatkan wawasan dan pengetahuan mengenai peningkatan atlet dan pembinaan olahraga secara konprehensif.
“Suatu kebanggaan sekali untuk KONI kota Cimahi yang ternyata mendapat kunjungan salah satu dari provinsi lain seperti Kabupaten Sleman tentunya pertemuan ini sangat berharga buat kami untuk sharing informasi, bertukar ilmu dan kiat membina prestasi olahraga dan kompetensi organisasi,” ujarnya.
Aris mengatakan bahwa wilayah yang berbeda namun pengelolaan ada kesamaan dan perbadaannya, dimana sebagain besar wilayahnya merupakan basis tentara sehingga hampir 60 % banyak pusat pendidikan (pusdik) seperti pusdikjas,pusdik armed, pusdikpom dan pusdik lainnya, begitu juga anggaran yang diberikan pemerintah terhadap KONI.
Kab. Sleman mendapatkan anggaran 7, Milyar untuk 2023 sementara Kota Cimahi mendapatkan 4 Milyar untuk 2023 , oleh karena itu KONI, tetap upaya meningkatkan dan menargetkan seoptimal mungkin dari peningkatan prestasi olahraga dan tertib administrasi.
“Memang target yang diharapkan bisa tercapai namun kita harus sama sama menggali ilmu dan pengalaman, tentunya dengan sharing informasi yang bisa kita upayakan dengan biaya minimal tetapi hasilnya optimal di masing masing baik KONI Kab Sleman maupun KONI kota Cimahi terlebih kota Cimahi yang sudah mengarah kepada olahraga prestasi dan industri,” tegas Aris
Perlu diketahui perolehan medali Kota Cimahi ,berhasil mengumpulkan medali 15 emas, 25 perak, dan 33 perunggu, total keseluruhan 73 medali,
Perbandingan perolehan medali pada Porprov XIV dari 2018-2022 hasilnya terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Di 2018 capaian medali ada di angka 53 dengan peringkat ke 20, di Porprov XIV 2022 capaian medali kota Cimahi ada di angka 73 dengan perolehan medali 16 .
Patut disyukuri bahwa raihan medali dari Porprov 2018-2022 telah terjadi peningkatan sebesar 50 % , artinya posisi kontingen kota Cimahi ada di papan tengah , tetapi dengan hasil ini bukan berarti perjuangan kita semua berhenti disini dan terasa sudah berhasil akan tetapi masih
banyak pekerjaan rumah yang harus sama sama dievaluasi dengan melibatkan pemkot dan dinas terkait.
Setelah menggelar diskusi dan tanya jawab masing masing bidang melaksanakan investigasi sesuai dengan tupoksi pada bidangnya, dan di akhir acara para pengurus KONI Kabupaten Sleman bertukar cenderamata dengan KONI Cimahi sebelum meninggalkan serta perpisahan dan melaksanakan makan siang serta sesi foto bersama .
“Tentunya KONI Kabupaten Sleman senang dengan adanya kunjungan ini dan kami tunggu kunjungan baliknya ke KONI Sleman di akhir kunjungannya.” tegas Rudi Akmal salah satu anggota DPRD Komisi D yang membidangi kesehatan , pendidikan dan olahraga .***(DIN)
