Bandung, InBewara,- Ikatan Alumni Pasundan 2 ( IKAPASTWO) menggelar acara silahturahmi dan sharing informasi dalam rangka milangkala Ikapastwo’ angkatan 75 ke-50 untuk berjuang dan Doa.
Kegiatan berlangsung di Classic Cafe & Resto di Jln. Naripan 48 Bandung, Minggu (4/5/2025). Ketua Pelaksana Wishnu B.Wiraatmadja mengatakan bahwa pertemuan dan sharing informasi ini sangat penting untuk terus kita lakukan terutama di usia ke- 50 merupakan pertemuan yang boleh dikatakan jarang sekali kita dapatkan.,” kata Wishnu
Untuk diketahui “50 tahun pertemuan emas” biasanya merujuk pada ulang tahun ke-50 suatu peristiwa penting, sering kali pernikahan, reuni, atau pertemuan khusus lainnya. Disebut “emas” karena 50 tahun adalah tonggak yang sangat istimewa dan langka, diibaratkan semewah dan setahan lama emas. seperti Reuni emas sekolah yang kita laksanakan ini yaitu Reuni alumni setelah 50 tahun kelulusan ikapastwo.

Dikatakan Momen pertemuan usia 50 ini boleh dikatakan golden age pertemuan emas tidak kalah penting dengan kesehatan yang diberikan kepada kita atas rachmat dan karunia yang diberikan Allah kepada kita semua, sehingga kita wajib bersyukur sudah mencapai usia 50 tahun pertemuan ini,” katanya
Wishnu memberikan penjelasan terkait ada logo 50 tahun emas karena ada masukan dari rekan rekan sehingga terbentuk logo yang menarik yang dipasang di seragam kaos dimana arti logo masing masing seperti
Kata “milangkala” berasal dari bahasa Sunda yang berarti ulang tahun atau peringatan hari jadi. Jadi, jika kamu mengatakan “milangkala ka-50” atau “milangkala emas”, itu berarti peringatan ulang tahun ke-50, yang merupakan tonggak istimewa dan sering dirayakan dengan acara khusus.
Contoh penggunaan dalam kalimat Sunda:”Wilujeng milangkala ka-50, mugia salawasna pinuh ku kahormatan jeung kabagjaan.”(Selamat ulang tahun ke-50, semoga selalu penuh dengan kehormatan dan kebahagiaan.)
Lambang Keris dan kujang adalah dua senjata tradisional yang berbeda, masing-masing dengan makna simbolis kuat di budaya Nusantara, khususnya di Jawa dan Sunda:
1. Kujang
• Asal: Sunda (Jawa Barat).
• Bentuk: Ciri khasnya lengkung seperti sabit, dengan ujung runcing dan bagian punggung yang bergerigi atau bertonjolan.
• Makna lambang:
• Kekuatan dan keberanian.
• Kearifan lokal dan kepercayaan leluhur.
• Kadang dianggap sebagai lambang kesuburan dan pelindung tanah Pasundan.
• Kujang sering digunakan sebagai simbol identitas Sunda, bahkan muncul di lambang daerah seperti di logo Provinsi Jawa Barat.
•
2. Keris
• Asal: Jawa, Bali, Madura, dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.
• Bentuk: Bilahnya berkelok (luk) atau lurus, dengan pamor (pola) khas pada permukaan.
• Makna lambang:
• Spiritualitas, status, dan kehormatan.
• Sering dianggap sebagai benda pusaka yang memiliki kekuatan gaib atau filosofi dalam tiap pamornya.
Jika mencari lambang Kujang atau keris dalam bentuk visual
• Lambang kujang bisa ditemukan pada logo Provinsi Jawa Barat.
• Lambang keris sering muncul di simbol kebudayaan Jawa atau logo instansi yang menjunjung tradisi.
Tahun 1975-2025 jelas ini menunjukkan lamanya kita masih bisa bersilaturahmi dan sharing informasi yang bisa melaksanakan pertemuan ini sudah mencapai usia ke-50
warna kuning emas adalah makna dari nilai emas yang sudah kita lakukan sesuai dengan batasan kinerja kita
Sementara Ketua Murid (KM), Eddy Djunaedi mengatakan, “Lamanya kita jarang ketemu dimana kita bekerja ada guratan menjadi berbagai disiplin ilmu seperti ada pejabat, Dokter, pengusaha, PNS, TNI, POLRI wartawan dan lainnya ini menunjukkan itu jalannya kita yang menjadi profesinya,” kata Eddy
Dikatakan Eddy sebagai usulan untuk bisa disepakati agar pertemuan usia ke -50 ini sependapat ( sapagados) agar bisa dilanjutkan dan sesering mungkin dilakukan karena 50 itu tanda bukti sudah eksklusive.
“Diharapkan pertemuan ini selain bisa silaturahmi kedepan kita bisa memberikan dalam bentuk sosial untuk berbagi atau rekan-rekan yang masih mengalami musibah /sakit/meninggal atau kekurangan dalam bentuk ekonomi, sehingga kita dalam pertemuan ini masih bisa berbagi dengan yang lain dalam rangka 50 tahun ikapastwo ini,” ungkapnya
Diharapkan setiap 1 tahun atau 6 bulan untuk menjaga silaturahmi ini dan perlu rekan-rekan sepakati silaturahmi ini membawa rezeki atau suatu kenikmatan dari pertemuan ini sebagai hikmah silaturahmi dari acara milangkala, sehingga muncil kolaborasi dengan berbagai bahasa yang terlihat dari banner yang tertera di acara.
Pihaknya berharap pertemuan ini kita harus peka, saling tolong menolong dengan sesama yang lain dan bisa berbagi dengan memberikan sesuatu kepada yang membutuhkan,” tegas Eddy
Pada saat yang Sama Ketua Ikapastwo , Yudi Kurniadi mengatakan dan mengingatkan bahwa kita dalam berkumpul ini memang perlu digalakkan, apa yang diusulkan ketua KM saya setuju dan sependapat pertemuan ini tidak setiap tahun tapi bisa dilaksanakan setiap 6 bulan sekali ,” katanya
“Di tengah tahun kalau bisa lebih diaktifkan lagi pertemuan silaturahmi dan sharing informasi ini untuk ditindak lanjuti dimana saja bisa dilaksanakan karena ada rasa memiliki dari ikapastwo,” kata Yudi
“Berharap program kedepan bisa ditingkatkan, karena kita semakin tua seperti ini perlu dipertimbangkan untuk lebih dekat, karena lingkungan ini yang kita punya, diluar itu sudah tidak ada lagi yang bisa diajak untuk berkomunikasi ,”ungkapnya
Ditambahkan bahwa keberhasilan silaturahmi dan sharing informasi pada pertemuan ini ada fungsi sosial yang bisa diambil dengan berbagi kepada yang membutuhkan seperti orang yang sakit,
“Dimana ketua pelaksana yang selalu memprofileling jumlah anggota. sehingga pertemuan ini bisa berjalan dengan baik, lancar dan sukses,” tegas Yudi.
***(DIN)
