Ivoba Selenggarakan Walikota Cup 2019 Untuk Usia 18 Tahun

InBewara, Bandung – Sebanyak 18 tim putra dan 22 tim putri ikut memeriahkan perheletan kompetisi Bola Voli Pasir antar Club Ivoba Junior dan Senior dalam rangkaian kegiatan Walikota Cup 2019 yang dilaksanakan di lapang Pasir Arcamanik Bandung, Kamis, ( 29/8/19).

Kejuaraan ini memang diselenggarakan Ivoba yang diikuti kelahiran 2001 atau usia 18 tahun yang hasilnya akan dipersiapkan menjelang kejuaraan daerah di tingkat Jawa Barat.

Ketua Ivoba Kota Bandung Agus Djumaedi mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan, diantaranya kejuaraan senior, kelompok umur, dan nyambung dari kejuaraan indoor yang sudah dilaksanakan beberapa waktu ke belakang.

Kejuaraan ini sudah bertahan bertahun tahun sudah dilaksanakan dengan baik, Antusias atlet peserta voli pasir cukup banyak peminatnya termasuk voli in door. Peserta voli Pasir di Kota Bandung memang belum ada penanganan yang khusus artinya mereka adalah atlet voli yang diperkirakan tidak masuk dalam tim voli indoor mereka beralih kepada voli pasir, dan ada yang berhasil sampai ke tingkat yang lebih tinggi baik daerah maupun nasional.

Daerah lain seperti di NTB dan Surabaya sudah ada secara khusus penangnan voli pasir baik putra dan putri, tentu Bandung khususnya dan Jabar umumnya berharap kedepan bisa dilaksanakan penanganan lebih spesifik .

“Kendala yang dialami dalam voli pasir terutama atlet putri adalah takut hitam kulitnya terutama wajahnya yang pasti akan kena panas matahari dan itu yang menjadi hambatannya sementara bagi atlet putra tidak terlalu menjadi masalah ,selain itu untuk di kota Bandung kehadiran pelatih diharapkan selalu ada saat kehadiran atlet atletnya berlatih,” ujar Agus.

Salah seorang pengurus bidang Binpres Ivoba, Nanar Sunarya, juga mengatakan bahwa Kota Bandung sudah bisa mencoba untuk mengorek voli pasir ini bisa diharapkan untuk menghasilkan atlet atlet yang siap memberikan yang terbaik untuk Kota Bandung,

Alhamdulillah sekarang sudah mulai, selain kehadiran para pelatih itu tetap mutlak untuk hadir siapapun yg datang dan dari mana datangnya. Pada umumnya mereka pemain indoor, yg tdk bisa berkembang di indoor akhirnya berallih ke voli pasir atau voli pantai malah justru menjadi atlet yang baik dan maju, seperti NTB, dan Jatim yg punya lapangan secara khusus penanganannya bisa menghasilkan atlet atlet andalan .

Memang ada pemikiran voli pasir ini bisa dilaksanakan dalam suasana indoor namun belum ada yang melaksanakan permasalahannya memang hanya waktu saja, karena tingkat internasional saja belum ada yang melaksanakan karena memang fungsi dari voli pasir itu justru di tempat terbuka ujar Nanar.

Ditambahkan bahwa salah satu dari club tektona pasangan atlet Anisa Fauziah dan Refita Arintia Putri mengatakan bahwa ajang yang diikuti ini berharap bisa ambil bagian dan bisa menghasilan nilai yang baik dalam kejuaraan ini dan bisa mewakili kota Bandung pada even daerah yang lebih tinggi ujar Anisa dan Refita.(DIN)*.