Insan Budiman Pimpin Kick Boxing 2025-2029, KONI Tunggu 4 Mendali Emas di Porprov XV 2026

Cimahi, InBewara,- 15 Perwakilan Camp Kick Boxing kota Cimahi mendukung dan mengusung Insan Budiman secara aklamasi untuk memimpin sebagai Ketua Kick Boxing Cabang Kota Cimahi Periode 2025-2029.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Musyawarah Cabang (Muscab) yang di selenggarakan di Kantor Sekretariat KONI Cimahi. Jln.Encep Kartawiria No 3&5 Citeureup Cimahi, Sabtu (24/05/2025).

Selain Ketua KONI Cimahi Aris Permono Utusan Kick Boxing Pengprov Jawa Barat, Robi Senjaya. Muscab juga dihadir Sekum KONI Cimahi, Yayan M.Pd, Ketua Harian Kolonel (Purn) Drs. Joko Mulyono, M.Pd dan Bidang Humas dan Media, Didin Sjafruddin, Bejo Wahyudi dan Jauhaeri SH dan para club lainnya.

Ketua KONI Cimahi, Aris Pemono mengatakan dirinya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Muscab Kick Boxing yang dinilai kondusif, serta tertib dan aman dalam pelaksanaannya.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada kang Insan yang sudah berkenan untuk menjadi pelopor kick boxing kota Cimahi,” katanya

Dikatakan Aris, Pasca pengunduran diri ketua Kick Boxing Cimahi yang lalu, kepengurusan sebelumnya mengalami kekosongan dan ketidaklancaran jalannya roda organisasi .

Untuk itu, pihaknya berharap terpilihnya ketua baru kick boxing kota Cimahi, dapat ikut andil dalam mencanangkan serta mewujudkan target KONI Cimahi menuju 10 Besar Porprov XV 2026.

“Ya, paling tidak 4 mendali emas dapat diraih pada Porprov XV tahun 2026 nanti, ” kata Aris

Menanggapi hal itu, Ketua terpilih Kick Boxing Kota Cimahi, Insan Budiman mengaku optimis apa yang dibebankan pihak KONI Cimahi untuk mencapai target yang di inginkan .

“Insya Allah tetap optimis, namun karena saya masih baru tentu akan mempelajari dulu dan koordinasi dengan pengprov Kick Boxing Jabar. mohon dukungan dan Do’a seluruh pihak terkait” ungkapnya .

Sementera itu, Perwakilan nara sumber Kick Boxing Jawa Barat, Robby Sonjaya mengatakan perihal target peluang 4 mendali emas dalam porprov XV nanti.

Dikatakan , dari nomor pertandingan 26 kelas atau kategori 2026 nanti. Bisa dipastikan peluang untuk dapat meraih 4 mendali emas sangat terbuka.

“Tentu sangat terbuka, namun tetap saja perlu konsistensi pembinaan dan persaingan. Jika hal itu tidak dilakukan, sangat berat juga, jadi harus ada tahapan dan maping dulu,” tegas nya.

Intinya, sinergitas dan kolaborasi harus di komunikasikan dan monitoring persaingan di setiap kelasnya. Baru kemudian berbicara target perolehan medali emas.

“Sport intelegensi harus optimal. Karena semua KONI kabupaten/kota lain pasti melakukannya untuk raihan prestasi tertinggi, saya berharap juga akan melakukan hal yang sama,” tegasnya.

***(DIN)