Bandung,-InBewara – Tim Pengabdian kepada Masyarakat ( PkM) Universitas Pendidikan Indonesia ( UPI) melaksanakan kegiatan Pemetaan dan Sosialisasi Tingkat Literasi Fisik dengan Menggunakan Instrumen Bergambar PLC-Quest untuk Anak-Anak Sekolah Dasar Berbasis Status Demografi di Wilayah Bandung Raya
Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB di salah satu sekolah dasar mitra kawasan Bandung Raya di Wilayah Bandung Timur pada Sabtu (6/7/2025)
Acara dihadiri Ketua PkM, Dr.Lukmannul Haqim Lubay, M.Pd., Kepala Sekolah mitra serta mahasiswa dengan melibatkan guru pendidikan jasmani, kepala sekolah, mahasiswa, serta tim pengusul dari FPOK UPI.

Ketua PkM, Dr. Lukmannul Haqim Lubay, M.Pd., mengatakan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat sekolah mengenai literasi fisik—sebuah konsep penting yang meliputi motivasi, kepercayaan diri, kompetensi gerak, pengetahuan, dan keterlibatan anak dalam aktivitas fisik sepanjang hidup.
“Dalam aktifitasnya melalui instrumen PLC-Quest, sebuah kuesioner bergambar yang telah terbukti valid dan reliabel untuk anak usia 7–12 tahun,
sehingga para peserta mengikuti pemaparan materi utama tentang konsep literasi fisik dan pengenalan instrumen PLC-Quest berjalan dengan baik dan lancar,” katanya
Suasana aktifitas berlangsung hangat dan interaktif, terutama ketika peserta berdiskusi mengenai tantangan pengembangan literasi fisik pada anak sekolah dasar di era digital saat ini,- ungkapnya
Pihaknya dan tim PkM berharap dapat menghadirkan pemetaan literasi fisik yang akurat di wilayah urban maupun rural Bandung Raya. Dalam hal data ini nantinya akan menjadi fondasi dalam penyusunan program peningkatan literasi fisik untuk 2026.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti pelatihan teknis mengenai cara menggunakan instrumen PLC-Quest yang dipandu oleh Achmad Syakur Fahri, M.Pd.
Pada sesi ini, para guru mendapatkan pengalaman langsung dalam membaca indikator, memahami domain dalam literasi fisik, serta mempraktikkan prosedur pengukuran yang nantinya dapat diterapkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah.
Ditambahkan Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru melakukan asesmen yang lebih akurat dan komprehensif terhadap kemampuan literasi fisik siswa.
Aktifitas kegiatan juga melibatkan mahasiswa FPOK UPI sebagai tim teknis lapangan, seperti Meta Rahayu, Laila Arifaturahman, dan Nadia Amelia Putri, yang bertugas membantu proses pengukuran, dokumentasi, serta pengisian instrumen oleh peserta. Kehadiran mahasiswa tersebut memberikan kontribusi penting, baik dalam kelancaran kegiatan maupun dalam memberikan pengalaman praktis sesuai bidang keilmuannya.
*””(MSY/DIN)
