Cimahi, InBewara,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cimahi memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menggelar rangkaian kegiatan pada Jumat (13/2/2026) di Selasar Gedung B Pemerintah Kota Cimahi.
Peringatan ini diisi aksi bersih lingkungan serta kolaborasi Gerakan Pangan Murah (Pangsih) dan UMKM Disdagkoperin sebagai wujud dukungan terhadap tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.
Sehari sebelum puncak peringatan, Kamis (12/2/2026), anggota PWI Kota Cimahi menggelar aksi bersih lingkungan di sepanjang Jalan Cibaligo hingga Jalan Industri Cimahi. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama unsur DPKP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ketua Panitia HPN Kota Cimahi, Laurent, menjelaskan bahwa peringatan HPN setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia yang berdiri pada tahun 1946. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun ini di 2026, Provinsi Banten ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan HPN tingkat nasional yang dipusatkan di Kota Serang pada tanggal 7–9 Februari 2026.
Sementara Ketua PWI Kota Cimahi, Ganda Tampubolon, menegaskan bahwa Hari Pers Nasional (HPN) merupakan momentum penting bagi seluruh insan pers di Indonesia. Dirinya menyebut, HPN bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi atas tanggung jawab pers dalam menjaga demokrasi dan kepentingan publik.
“Kegiatan HPN ini adalah hari besar seluruh insan pers se-Indonesia dan milik bersama. Kami mendukung penuh tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Informasi,Komunikasi Publik dan Statistik (Diskominfo) Kota Cimahi, Andi Nurmanto menekankan kembali menirukan apa yang disampaikan Ganda Tanpubolon dan Laurent, bahwa peran pers tidak boleh kalah di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial.
“Peran pers tidak bisa kalah. Pers harus tetap berdiri tegak sebagai penjaga kebenaran, pengawal demokrasi, dan penyambung suara rakyat. Tanpa pers yang independen, demokrasi akan kehilangan arah,” tegasnya.
Dia menambahkan, pers memiliki fungsi strategis sebagai kontrol sosial, edukator publik, sekaligus mitra kritis pemerintah dalam membangun transparansi dan akuntabilitas. Momentum HPN, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa pers harus profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Acara puncak HPN 2026 di Cimahi turut hadir unsur Forkopimda Kota Cimahi, Kapolres, Dandim Kajari, DPRD, Tokoh Masyarakat, Kepala Dinas, KONI, Dunia Usaha, Akademisi, di lingkungan Kota Cimahi, serta jurnalis dari berbagai media cetak maupun online, menekankan soliditas insan pers dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
**”(DIN)
