Ketua Cabor Bridge Jawa Jabar, Bicara Bakal Calon Ketua KONI Jabar 2026

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Bridge Jawa Barat, Brigjen TNI Purn Aminudin SIP. menanggapi Bakal calon Ketua Umum KONI Jabar periode selanjutnya.

Bandung, InBewara ,- 1 Juni 2026 merupakan awal bulan yang memasuki semester kedua. Artinya, hanya tersisa sekitar enam bulan menuju pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jawa Barat 2026, untuk pemilihan Ketua Umum KONI Jawa Barat periode selanjutnya.

Menjelang agenda pemilihan tersebut, perhatian pelaku olahraga Jawa Barat saat ini masih tertuju pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV di Jawa Barat November 2026 mendatang.

Namun demikian, hingga saat ini masih muncul pertanyaan dari berbagai cabang olahraga di Jawa Barat terkait belum cairnya dana hibah yang menjadi salah satu sumber pendanaan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dari semua kalangan pelaku olahraga mengenai kesiapan penyelenggaraan Porprov XV 2026 di Jawa Barat

Mengingat besarnya kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi. Mulai dari operasional pertandingan, perangkat pertandingan, petugas, hingga berbagai kebutuhan sarana Prasarana dan teknis lainnya.

Situasi tersebut menjadi bahan refleksi penting menjelang Musorprov KONI Jawa Barat.

Permasalahan yang terjadi menunjukkan bahwa organisasi olahraga membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya memahami dunia olahraga, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia ( GABSI) Jawa Barat, Brigjen TNI Purn Aminudin SIP, Bakal Calon Ketua KONI Jawa Barat ke depan harus memiliki kapasitas komunikasi yang kuat, khususnya dengan pemerintah daerah ( Gubernur), lembaga legislatif, maupun para pemangku kebijakan lainnya.

Kemampuan membangun hubungan yang konstruktif dan menjaga sinergi dengan pemerintah menjadi faktor penting untuk memastikan keberlangsungan program-program olahraga prestasi di Jawa Barat.

Perlu diketahui bahwa KONI Jabar sudah mempertahankan Juara Umum Pekan olahraga Nasional ( PON) tiga kali berturut turut mulai tahun 2016 di Jawa Barat, 2020 di Papua , dan 2024 di Aceh dan Sumatra Utara yang merupakan prestasi sejarah yang tidak akan dilupakan para pelaku olahraga.

Dikatakan bahwa Ketua KONI Jawa Barat Selanjutnya harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik terhadap para pemangku kebijakan serta mempunyai posisi tawar yang kuat di lingkungan organisasi maupun pemerintahan,

Hal ini sangat penting agar seluruh program olahraga dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dan mendapatkan dukungan yang optimal dari para pengambil keputusan.

Dirinya berkeinginan Kepemimpinan KONI Jawa Barat ke depan harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan cabang olahraga dengan kebijakan pemerintah. Dengan demikian, berbagai program pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, hingga persiapan menghadapi event bersifat Nasional maupun internasional berjalan secara berkelanjutan tanpa kendala apapun.

Jawa Barat sebagai salah satu barometer olahraga Nasional membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memiliki pengalaman organisasi, tetapi juga jejaring, kemampuan lobi, serta visi yang jelas dalam membangun ekosistem olahraga prestasi yang modern, profesional, dan berkelanjutan.

Pihaknya berharap Menjelang Musorprov 2026, momentum ini menjadi kesempatan bagi seluruh pelaku olahraga Jawa Barat untuk bersama-sama menentukan arah organisasi ke depan.

“Ketua KONI Jawa Barat terpilih nantinya mampu membawa organisasi menjadi lebih kuat, adaptif terhadap tantangan zaman, serta mampu memastikan kepentingan olahraga dan atlet tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.,” tegas Aminudin saat wawancara dengan wartawan media melalui telp. (DIN)***