Cimahi, InBewara, – Janji Ketua Harian Askot PSSI Kota Cimahi, Barkah Setiawan, untuk segera menghidupkan kembali kompetisi sepak bola di daerah kota Cimahi akhirnya terealisasi. Ia mengaku sangat gembira melihat antusiasme tinggi dari klub-klub lokal yang turut meramaikan Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Cimahi.
Dikatakan , tingginya partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa gairah sepak bola di Cimahi mulai bangkit kembali. Liga ini tidak hanya dijadikan ajang adu skill, tetapi juga sebagai wadah pembinaan pemain muda serta mempererat tali persaudaraan antar klub.
Kompetisi ini direncanakan berlangsung selama 14 hari dengan memanfaatkan tiga venue utama, yakni Stadion Sangkuriang, Lapangan Cibaligo, dan Lapangan Arhanud.
“Jadwal dipadatkan agar selesai dalam dua minggu. Selain itu, penyebaran lokasi pertandingan juga bertujuan agar antusiasme penonton tersebar merata di beberapa titik dan tidak menumpuk di satu tempat saja,” kata Barkah, Sabtu (18/04/2026).
Salah satu keunikan turnamen ini adalah keberagaman usia peserta. Ada pemain muda, senior, hingga para legenda yang turun gunung. Hal ini menjadikan kompetisi sebagai ajang silaturahmi yang hangat lintas generasi.
Barkah juga mengaku senang karena hadirnya mantan pemain legenda Persib seperti Robi Darwis, Adeng Hudaya, dan Kosasih turut memeriahkan acara. Kehadiran mereka tidak hanya menjadi daya tarik tersendiri, tapi juga menjadi motivasi besar bagi pemain lokal Cimahi.
“Kombinasi antara pemain muda, senior, dan legenda ini membuat liga punya nilai lebih. Ada unsur pembinaan, hiburan, sekaligus nostalgia dalam satu wadah,” ungkapnya.
Melalui ajang ini, Barkah berharap bisa menjadi titik balik kebanggaan sepak bola Cimahi, mengingat PSKC yang dulu menjadi kebanggaan sudah tidak eksis lagi.
“Dengan liga ini, kita ingin merapikan sistem pembinaan, menghidupkan kompetisi lokal, dan mengembalikan rasa bangga warga Cimahi terhadap sepak bola daerah,” tegasnya.
Keberhasilan penyelenggaraan ini tak lepas dari dukungan penuh Wakil Wali Kota Cimahi, Aditia Yudistira, yang memfasilitasi perizinan dan ketersediaan lapangan. Begitu juga dengan PSSI Jawa Barat yang membantu dari sisi regulasi dan jenjang prestasi.
Berkat kolaborasi antara Askot PSSI, PSSI Jabar, dan Pemkot, targetnya liga ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan fondasi kuat untuk melahirkan bibit-bibit baru yang berprestasi.
“Ini momentum yang sangat bagus. Klub antusias, legenda hadir, venue siap, dan dukungan dari pemangku kebijakan sangat luar biasa,” tegas Barkah Setiawan.
***(DIN)
